Home News SSI Bahas International Camp 7 Negara dan Siap Meriahkan Pesona Budaya Garut

SSI Bahas International Camp 7 Negara dan Siap Meriahkan Pesona Budaya Garut

57
0
SHARE
SSI Bahas International Camp 7 Negara dan Siap Meriahkan Pesona Budaya Garut

Keterangan Gambar : SSI DPW Banten Bersama SSI Pimpinan Pusat

 

Lebak — Kunjungan pengurus pusat SSI yang dipimpin oleh Kang Deny berlangsung hangat bersama jajaran pengurus daerah dan praktisi budaya. Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan Perkemahan Internasional yang akan melibatkan tujuh negara mitra kerja sama, termasuk Belanda .

Dalam kesempatan itu, secara simbolis penyerahan bendera SSI juga dilakukan sebagai bentuk penguatan jaringan serta komitmen pelatihan pencak silat di tingkat nasional maupun internasional.

Kang Deny menyampaikan bahwa program internasional tersebut merupakan langkah strategis mengenalkan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus sarana diplomasi budaya.

“International Camp ini bukan sekedar latihan bersama, tetapi ruang pertukaran budaya dan persaudaraan antarbangsa melalui pencak silat,” ujarnya.

Selain agenda internasional, SSI juga memastikan partisipasinya dalam perayaan hari Jadi Garut melalui acara Pesona Budaya Garut . Sekitar 200 pesilat yang bernaung di bawah SSI akan turut memeriahkan kegiatan tersebut dengan berbagai penampilan seni bela diri tradisional.

Partisipasi ini diharapkan menjadi ajang memperkenalkan pencak silat kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Pertemuan tersebut juga dihadiri pengurus SSI DPW Banten beserta perwakilan praktisi debus Banten dan kasepuhan paguron pencak silat. Kehadiran para tokoh budaya tersebut mempertegas sinergi antara pelestarian tradisi dan pengembangan pencak silat modern.

Para peserta sepakat bahwa kerja sama lintas daerah dan negara menjadi kunci agar pencak silat semakin dikenal dunia tanpa meninggalkan akar tradisinya.

Dengan rencana kegiatan internasional serta partisipasi dalam agenda budaya daerah, SSI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus jembatan persahabatan global.