PASAR SAPI LEGIAN PACET RAMAI JELANG IDUL ADHA, PETERNAK BERHARAP HARGA STABIL DAN BEBAS PMK
PASAR SAPI LEGIAN PACET RAMAI JELANG IDUL ADHA, PETERNAK BERHARAP HARGA STABIL DAN BEBAS PMK Pacet, Mojokerto, 18 April 2026* — Suasana Pasar Hewan Legian di Desa Pandan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, mulai ramai dipadati para peternak. Keramaian ini terjadi dalam rangka menyambut bulan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Geliat para peternak sapi terlihat meningkat sejak sepekan terakhir. Rata-rata peternak mulai berburu sapi bakalan untuk persiapan dijual saat hari raya kurban. Transaksi jual beli di pasar yang digelar setiap Legi ini tampak lebih hidup dibanding hari biasa. *Berkah bagi Peternak* Kondisi ini menjadi berkah tersendiri bagi peternak karena harga sapi berangsur naik. Kenaikan harga disambut positif karena dapat menutup biaya pakan dan perawatan yang juga ikut naik beberapa bulan terakhir. “Semoga saat hari raya kurban nanti harga akan terus naik dan tidak ada wabah penyakit PMK bagi hewan kami,” ujar seorang peternak, Kak Adi, saat ditemui di Pasar Legian, Sabtu (18/4). *Waspada PMK* Para peternak mengaku tetap waspada terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang pernah merebak sebelumnya. Mereka berharap pemerintah dan dinas terkait terus melakukan pengawasan dan vaksinasi agar ternak tetap sehat hingga hari H. Pantauan di lokasi, sapi dengan bobot 250–400 kg paling banyak diburu pembeli. Harga berkisar Rp18 juta hingga Rp28 juta per ekor tergantung kondisi fisik dan jenis sapi. Pasar Sapi Legian menjadi salah satu barometer harga ternak di wilayah Mojokerto bagian selatan. Keramaian diperkirakan akan terus meningkat hingga sepekan sebelum Idul Adha.
Related Articles