Home News 100 Hari Gebuk Narkoba: 526 Kasus Diungkap, Wali Kota Medan Apresiasi Kinerja Polrestabes

100 Hari Gebuk Narkoba: 526 Kasus Diungkap, Wali Kota Medan Apresiasi Kinerja Polrestabes

10
0
SHARE
100 Hari Gebuk Narkoba: 526 Kasus Diungkap, Wali Kota Medan Apresiasi Kinerja Polrestabes

WARTALINTASBATAS. MY.ID,  MEDAN – Pemerintah Kota Medan memberikan apresiasi atas capaian 100 hari kinerja pemberantasan narkotika yang dilakukan Polrestabes Medan bersama jajaran Polsek.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan penghargaan tersebut saat menghadiri konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Sabtu (21/2/2026).

“Atas nama Pemko Medan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Berbagai kasus berhasil diungkap. Ini kerja nyata yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Rico.

???? 526 Kasus, 718 Tersangka

Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, memaparkan bahwa dalam kurun 100 hari, pihaknya berhasil mengungkap:

526 kasus tindak pidana narkoba

718 tersangka diamankan

Barang bukti berupa:

Sabu

Ganja

Pil ekstasi

Pil Happy Five

Liquid vape mengandung narkotika

Ratusan botol minuman beralkohol

“Selama 100 hari ada 526 kasus yang berhasil diungkap bersama jajaran Polsek,” jelas Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.

Deretan barang bukti yang ditampilkan dalam konferensi pers menjadi gambaran konkret masifnya peredaran narkotika di Kota Medan, sekaligus menunjukkan respons cepat aparat terhadap laporan masyarakat.

?? Atensi Khusus: Modus Baru Liquid Vape

Salah satu temuan yang menjadi perhatian serius adalah narkotika jenis baru yang dikemas dalam bentuk liquid vape. Produk ini menyerupai cairan rokok elektrik pada umumnya, sehingga rawan disalahgunakan terutama oleh kalangan remaja.

Rico menilai bentuk kamuflase tersebut berpotensi menimbulkan risiko besar bagi generasi muda.

“Ini sangat berbahaya. Dampaknya merusak fisik, mental, dan masa depan generasi muda. Ini menjadi atensi khusus bagi kami,” tegasnya.

Langkah preventif dinilai perlu diperkuat, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga edukasi publik dan pengawasan distribusi.

???? Sinergi Aparat dan Masyarakat

Dalam kegiatan tersebut turut hadir unsur lintas institusi, termasuk Ketua MUI Kota Medan, Bea Cukai, Kodim 0201/Medan, dan Kejaksaan Negeri Medan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan kota.

Rico juga menekankan bahwa partisipasi masyarakat memegang peran vital dalam pemberantasan narkoba.

“Dukungan warga melalui laporan dan kepedulian sosial adalah bagian penting menciptakan Kota Medan yang aman dan kondusif.”

???? Kriminalitas 3C Turun 14 Persen

Selain pemberantasan narkoba, Pemko Medan bersama kepolisian juga memperkuat pengawasan tempat hiburan malam serta menekan angka kejahatan jalanan kategori 3C (Curat, Curas, Curanmor).

Data menunjukkan tren positif:

1.805 laporan (periode sebelumnya)

Turun menjadi 1.545 laporan

Penurunan sebesar 14 persen

Penurunan ini dinilai sebagai indikator meningkatnya stabilitas keamanan kota.

???? Pemberantasan Narkoba Butuh Pendekatan Komprehensif

Meski capaian 100 hari menunjukkan progres signifikan, Rico menegaskan bahwa menjaga keamanan kota bukan hanya soal penegakan hukum.

Pendekatan pembangunan berkelanjutan di bidang:

Pendidikan

Kesehatan

Peningkatan kesejahteraan masyarakat

menjadi bagian tak terpisahkan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Dengan penguatan sinergi pemerintah, aparat, dan masyarakat, Pemko Medan optimistis pemberantasan narkoba dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.(WLB/ REL)