Harkitnas di Bone, Wabup Soroti Kedaulatan Digital dan Penguatan SDM Hadapi Tantangan Zaman

Terkini 20 May 2026 13:21 2 min read 41 views By Yusnadi

Share berita ini

Harkitnas di Bone, Wabup Soroti Kedaulatan Digital dan Penguatan SDM Hadapi Tantangan Zaman
Andi Akmal menekankan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak lagi semata soal menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga berkaitan erat dengan kedaulatan informasi, keamanan ruang digital, dan kesiapan SDM menghadapi perubahan zaman.

ZATERANEWS.COM | BONE — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Bone menjadi momentum penegasan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM), literasi digital, dan perlindungan generasi muda di tengah derasnya transformasi teknologi.

 

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, saat memimpin upacara Harkitnas di Halaman Kantor Bupati Bone, Watampone, Rabu (20/5/2026).

 

Dalam arahannya, Andi Akmal menekankan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak lagi semata soal menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga berkaitan erat dengan kedaulatan informasi, keamanan ruang digital, dan kesiapan SDM menghadapi perubahan zaman.

 

Menurutnya, era digital membawa peluang besar bagi pembangunan, namun di sisi lain menuntut kesiapan masyarakat dalam menghadapi arus informasi, disrupsi teknologi, serta ancaman terhadap kualitas generasi muda.

 

Peringatan Harkitnas tahun ini, kata dia, menjadi refleksi bahwa semangat kebangkitan nasional harus diterjemahkan dalam upaya memperkuat pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan pembangunan SDM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bone membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa perjuangan bangsa kini memasuki babak baru, dari menjaga kedaulatan teritorial menuju penguatan kedaulatan digital dan ketahanan sosial.

 

Pemerintah pusat, lanjutnya, terus mendorong sejumlah program strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi desa, hingga program perlindungan anak di ruang digital.

 

Salah satu perhatian utama yang disorot ialah pentingnya menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan beretika bagi anak-anak sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas generasi penerus bangsa.

 

Kebijakan itu diperkuat melalui regulasi tata kelola sistem elektronik dalam perlindungan anak yang menitikberatkan pada keamanan akses digital sesuai usia tumbuh kembang anak.

 

Selain itu, masyarakat juga didorong meningkatkan literasi digital agar mampu memilah informasi, mengantisipasi disinformasi, serta memanfaatkan teknologi untuk mendorong produktivitas dan pembangunan daerah.

 

Momentum Harkitnas ke-118 di Bone pun menjadi pengingat bahwa kebangkitan nasional hari ini tidak hanya dimaknai melalui semangat persatuan, tetapi juga kesiapan membangun SDM unggul dan memperkuat kedaulatan digital sebagai fondasi menghadapi tantangan masa depan.

 
Zatera News