Home Dunia Islam IIFI: Tradisi Kesyirikan Sesajen Tumbal, Haram dan Bertentangan dengan Aqidah Islam

IIFI: Tradisi Kesyirikan Sesajen Tumbal, Haram dan Bertentangan dengan Aqidah Islam

221
0
SHARE
IIFI: Tradisi Kesyirikan Sesajen Tumbal, Haram dan Bertentangan dengan Aqidah Islam

BATAM - Institut Ilmu Fiqih Indonesia (IIFI) menyoroti fenomena tradisi kesyirikan sesajen dan tumbal yang masih banyak dipraktikkan di masyarakat. Ustadz Yahya Tohari, S.H., M.M., M.A., Direktur IIFI, menyatakan bahwa tradisi ini haram dan bertentangan dengan aqidah Islam.

"Sesajen tumbal merupakan bentuk kesyirikan yang nyata, karena meminta-minta kepada selain Allah dan menganggap bahwa ada kekuatan lain yang dapat membantu selain Allah," kata Ustadz Yahya Tohari dalam kajiannya.

Ustadz Yahya Tohari menekankan bahwa Islam hanya mengenal satu Tuhan, yaitu Allah, dan tidak ada yang dapat membantu selain-Nya. "Dalam dakwah ini kami mengajak umat Islam untuk meninggalkan tradisi kesyirikan ini dan kembali kepada ajaran Islam yang murni," tambahnya.

IIFI juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa tradisi kesyirikan ini tidak hanya merusak aqidah, tapi juga dapat membawa dampak negatif bagi kehidupan sehari-hari. "Mari kita jadikan Islam sebagai pedoman hidup kita, dan meninggalkan tradisi-tradisi yang bertentangan dengan ajaran Islam," tutup Ustadz Yahya Tohari.

Tips untuk Meninggalkan Tradisi Kesyirikan

- Meningkatkan kesadaran akan bahaya kesyirikan
- Memahami ajaran Islam yang benar
- Berdoa dan memohon kekuatan dari Allah untuk meninggalkan tradisi kesyirikan
- Mengganti tradisi kesyirikan dengan amalan-amalan yang Islami
- Berdakwah dan mengajak orang lain untuk meninggalkan tradisi kesyirikan

Video Terkait: