Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai kegiatan penutupan pagelaran pencak silat dan debus yang digelar oleh berbagai padepokan. Pada kesempatan tersebut, organisasi SSI turut hadir sekaligus menunjukkan kepeduliannya melalui pembagian Al-Qur'an kepada para peserta dan masyarakat yang hadir.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah padepokan di antaranya Paguron Bocah Angon, Paguron Mustika Maung Hees, Padepokan Medal Asih, serta Padepokan Mekar Bayu Sukma. Masing-masing padepokan menampilkan atraksi terbaik berupa seni bela diri pencak silat dan pertunjukan debus yang memukau penonton.
Selain menampilkan warisan budaya, SSI juga menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan akhlak dan nilai spiritual. Pembagian Al-Qur'an menjadi simbol kepedulian agar para pesilat memiliki pegangan moral dan keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Perwakilan SSI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap generasi muda agar tetap menjaga budaya sekaligus memperkuat keagamaan. Seni bela diri diharapkan mampu melahirkan pribadi yang tangguh, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Acara penutupan berlangsung penuh antusiasme. Pertunjukan debus dan jurus-jurus silat mendapat perayaan meriah dari penonton, sekaligus menjadi pengingat bahwa budaya dan nilai keagamaan dapat berjalan berdampingan.













LEAVE A REPLY