Pemuda Pancasila Sragen Tebar Ribuan Benih Ikan di Waduk Bago, Rawat Alam untuk Masa Depan Warga
SRAGEN –Mahatidana.com-- Pagi yang teduh di Waduk Bago, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Rabu (06/05/2026), menjadi saksi kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang ditunjukkan keluarga besar Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sragen.
Melalui aksi tebar benih ikan, jajaran pengurus dan anggota PP turun langsung ke waduk untuk menjaga kelestarian ekosistem air sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat sekitar.
Kegiatan ini bukan hanya seremoni organisasi, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan yang selama ini menjadi sumber kehidupan warga desa. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak saat para anggota bersama masyarakat melepaskan ribuan bibit ikan ke perairan waduk.
Mewakili Ketua MPC PP Sragen, kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua MPC Giyanta bersama Sekretaris Cabang Dwi Ismanto dan Sigit Waskito M., S.H., M.H. Kegiatan tersebut juga menjadi simbol soliditas antar Pimpinan Anak Cabang (PAC), khususnya PAC Jenar dan PAC Sragen Kota.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua PAC PP Kecamatan Jenar Edi selaku tuan rumah, Ketua PAC PP Sragen Kota Danang, serta para anggota dan tokoh masyarakat setempat.
Di sela kegiatan, Giyanta menegaskan bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
“Kami ingin Waduk Bago tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat. Penebaran benih ikan ini adalah langkah kecil, tetapi memiliki dampak besar untuk keseimbangan lingkungan dan keberlangsungan sumber protein warga,” ujarnya.
Menurutnya, aksi sosial seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah desa, dan warga.
Pemerintah Desa Ngepringan pun memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Kehadiran perangkat desa dalam pendampingan kegiatan menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan sosial yang membawa manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
Menjelang akhir acara, ribuan bibit ikan dilepas secara simbolis ke waduk oleh jajaran pengurus PP bersama tokoh masyarakat. Momen itu menjadi simbol harapan agar Waduk Bago tetap hidup, lestari, dan terus menjadi sumber keberkahan bagi warga sekitar.
Di tengah berbagai persoalan lingkungan yang kian kompleks, langkah sederhana seperti ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap alam dapat dimulai dari aksi nyata dan kebersamaan.