PEMKAB PULAU MOROTAI GAUNGKAN BUDAYA LITERASI PADA PERINGATAN HARI BUKU NASIONAL DAN HUT PERPUSNAS RI KE-46

Pemerintah 18 May 2026 07:30 2 min read 48 views By Marnisto Gula

Share berita ini

PEMKAB PULAU MOROTAI GAUNGKAN BUDAYA LITERASI PADA PERINGATAN HARI BUKU NASIONAL DAN HUT PERPUSNAS RI KE-46
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Buku Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-46

Morotai, 17 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Buku Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-46 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Mei 2026. Momentum tahunan ini dimaknai sebagai pengingat kolektif akan pentingnya penguatan budaya literasi sebagai fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa.

 

Makna Peringatan Ganda 17 Mei  

Hari Buku Nasional yang diperingati setiap 17 Mei merupakan inisiatif nasional untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Indonesia. Peringatan ini bertujuan mendorong generasi muda agar lebih mencintai buku, memperluas cakrawala pengetahuan, serta menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari gaya hidup dan dunia pendidikan. 

 

Bersamaan dengan itu, peringatan HUT Perpustakaan Nasional RI menjadi refleksi atas peran strategis perpustakaan. Perpusnas RI selama 46 tahun telah bertransformasi menjadi pusat informasi, edukasi, riset, dan pengembangan wawasan masyarakat. Perpustakaan tidak lagi sekadar tempat menyimpan buku, tetapi telah menjadi ruang inklusif untuk belajar sepanjang hayat, mengakses teknologi, dan melahirkan inovasi.

 

Ajakan Pemkab Morotai untuk Semua Elemen  

Dalam pernyataan resminya, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif. Ajakan ini ditujukan kepada pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, orang tua, komunitas literasi, hingga aparatur sipil negara untuk terus membudayakan membaca dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pemkab Morotai menilai bahwa literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi digital, finansial, budaya, dan sains. Dengan literasi yang kuat dan merata, diharapkan akan tercipta sumber daya manusia Morotai yang cerdas, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di era modern serta menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

“Mari tingkatkan budaya literasi, cintai buku, dan jadikan membaca sebagai jendela pengetahuan demi mewujudkan masyarakat Morotai yang cerdas, maju, dan berdaya saing,” demikian kutipan ajakan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam momentum peringatan tersebut.

 

Komitmen Daerah Dukung Literasi  

Pemkab Morotai menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program peningkatan literasi. Beberapa langkah yang didorong meliputi penguatan perpustakaan sekolah dan desa, penyediaan pojok baca di ruang publik, pelatihan bagi pustakawan dan pegiat literasi, serta kolaborasi dengan komunitas untuk menggelar kegiatan seperti bedah buku, lomba menulis, dan festival literasi.

 

Pemerintah daerah percaya bahwa investasi pada budaya baca adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia dan daya saing daerah kepulauan seperti Morotai.

 

Momentum Hari Buku Nasional dan HUT Perpusnas RI 2026 ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan untuk menjadikan Morotai sebagai kabupaten literat.

 

Penulis: Marnisto Gula

MalukuNews