Banjarbaru, Kalsel — Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Kalimantan Selatan akan menggelar Madrasah Kader Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (MK ISNU) I yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II Tahun 2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Januari 2026 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru.
Kegiatan strategis ini mengusung tema “Siapkan Cendekiawan NU Transformatif, Adaptif, dan Berdampak”, sebagai upaya memperkuat kapasitas intelektual, ideologis, dan kepemimpinan kader sarjana Nahdlatul Ulama di Kalimantan Selatan.
Ketua PW ISNU Kalimantan Selatan, Dr. H. Zainal Ilmi, S.Ag., M.Pd.I., CMH, menegaskan bahwa MK ISNU dan Muskerwil bukan sekadar agenda organisasi, tetapi ruang pembentukan kader intelektual NU yang mampu menjawab tantangan zaman.
“ISNU harus menjadi rumah besar para sarjana NU yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir memberi solusi nyata bagi umat, bangsa, dan daerah,” ujar Zainal Ilmi, Rabu (21/01/2026).
Ia mengajak seluruh kader ISNU,para Guru Besar, kaum cendekia terlebih generasi muda sarjana NU, untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut demi memperkuat peran keilmuan dan kebangsaan ISNU.
“Kami mengimbau seluruh pengurus dan kader ISNU se-Kalimantan Selatan untuk mengikuti MK ISNU ini dengan sungguh-sungguh. Inilah ruang kaderisasi strategis untuk mencetak cendekiawan NU yang berintegritas, adaptif terhadap perubahan, dan berdampak nyata di tengah masyarakat,” katanya.
Menurut Zainal Ilmi, Muskerwil II juga menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan dan program kerja PW ISNU Kalsel ke depan agar lebih responsif terhadap isu-isu sosial, pendidikan, keumatan, dan kebangsaan.
“Muskerwil bukan hanya forum evaluasi, tetapi juga konsolidasi gagasan. Kita ingin program ISNU ke depan benar-benar menyentuh kebutuhan umat dan memperkuat kontribusi NU dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Kegiatan ini juga dijadwalkan menghadirkan Ketua Umum PP ISNU, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA, sebagai narasumber utama, yang akan memberikan penguatan visi keilmuan dan arah gerak ISNU secara nasional.
PW ISNU Kalsel berharap melalui MK ISNU I dan Muskerwil II 2026 ini, akan lahir kader-kader intelektual NU yang mampu menjadi motor penggerak transformasi sosial, penjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, serta mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kalimantan Selatan yang religius, maju, dan berkeadaban.(@dw/ZI)













LEAVE A REPLY