Jumlah Janda di Kabupaten Lebak Capai 16.732 Orang pada 2026
Terkini
13 May 2026 18:52
•
1 min read
•
57 views
•
By admin
buserinvestigasi.Lebak – Jumlah perempuan berstatus janda di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai 16.732 orang pada tahun 2026. Mayoritas berada pada usia produktif antara 15 hingga 40 tahun.
Data tersebut berdasarkan catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak yang menyebutkan total warga dengan status cerai hidup hingga 2025 mencapai 25.358 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 16.732 merupakan perempuan dan 8.626 lainnya laki-laki.
Tingginya angka perceraian di Kabupaten Lebak diduga dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari persoalan ekonomi, pernikahan dini, perselisihan rumah tangga hingga maraknya judi online.
Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kabupaten Lebak, Ahmad Najiyullah, mengatakan fenomena tersebut menjadi perhatian serius karena sebagian besar terjadi pada usia produktif.
“Total cerai hidup sementara tahun 2025 sebanyak 25.358 jiwa, terdiri dari 16.732 perempuan dan 8.626 laki-laki,” ujarnya.
Sementara itu, jumlah penduduk Kabupaten Lebak sendiri tercatat mencapai 1.566.535 jiwa berdasarkan data konsolidasi Kemendagri tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 761.686 jiwa merupakan perempuan.
Pemerintah daerah pun didorong untuk memperkuat program pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, serta edukasi pernikahan guna menekan angka perceraian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jumlah Janda di Kabupaten Lebak Capai 16.732 Orang pada 2026
Related Articles
Recent Articles
•
SIDANG PERKARA SENGKETA TANAH DI PN BOGOR: PEMERIKSAAN SAKSI DAN BUKTI JADI AGENDA UTAMA
•
SIDANG PERKARA SENGKETA TANAH DI PN BOGOR: PEMERIKSAAN SAKSI DAN BUKTI JADI AGENDA UTAMA
•
Waspada Penipuan Berkedok Permainan Judi Online, Situs “Sauditoto” Diduga Menipu
•
Rabu, 3 Juni 2026 Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD
•
Diduga Peredaran Obat Keras Golongan G Kembali Marak di Cianjur Kota Cianjur – Masyarakat kembali menyoroti dugaan peredaran obat keras golongan G di wilayah Cianjur Kota. Sejumlah konter yang berada di pinggir jalan diduga
•
Rumah Dadan Hindayana di Taman Cimanggu Permai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kosong pasca jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang diembannya dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto.
•
PANGDAM III/SILIWANGI HADIRI ACARA LEPAS SAMBUT KEPALA KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT TAHUN 2026
•
Pangdam III/Siliwangi Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa barat
•
Mabes TNI Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila Sebagai Fondasi Perdamaian Dunia
•
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
Popular Articles
•
Kejati Sulteng Belum Beri Titik Terang: Enam Bulan Penyelidikan, Status Hukum Wabup Parimo Masih Samar
•
Ketua Bumdes Desa lologolu SRG di diduga Lenyapkan Dana Bumdes TA.2025
•
Kapolsek Gunungsitoli Alo'oa IPDA PONIMAN LASE, S.I.P. Menghadiri Pertemuan di Desa Loloanaa Lolomoyo Kec. Gunungsitoli Utara.
•
Dugaan Penjualan Lahan Kawasan Hutan di Desa Opo Dilaporkan ke KPH, Mantan Kades Beri Klarifikasi
•
Ketum DPP PWDPI Kecam Keras Penculikan Tiga Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel