Pasutri Pembobol Rumah di Bunta Dibekuk Polisi, Uang Curian Dipakai Beli Sabu

Hukum 30 May 2026 12:27 2 min read 41 views By admin

Share berita ini

Pasutri Pembobol Rumah di Bunta Dibekuk Polisi, Uang Curian Dipakai Beli Sabu
BANGGAI, SULTENG, Buserinbestigasi – Jajaran Polsek Bunta, Polres Banggai, berhasil mengamankan pasangan suami istri (pasutri) berinisial RO ali...

BANGGAI, SULTENG, Buserinbestigasi – Jajaran Polsek Bunta, Polres Banggai, berhasil mengamankan pasangan suami istri (pasutri) berinisial RO alias W (40) dan AH (42) yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan di wilayah Kelurahan Bunta, Kabupaten Banggai.

 

Kedua pelaku diamankan pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 18.10 WITA setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat terkait kasus pembobolan rumah warga.

 

Kapolsek Bunta, IPTU Andi Wijanarko, menjelaskan bahwa pelaku menjalankan aksinya dengan membobol rumah warga yang sedang ditinggalkan penghuninya.

Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp12 juta serta sejumlah barang berharga lainnya dengan total kerugian mencapai Rp14 juta.

“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” ujar IPTU Andi Wijanarko.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sebagian besar hasil kejahatan telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli narkotika jenis sabu.

 

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa tas merah berisi uang tunai Rp220 ribu, dua buku tabungan, satu kartu ATM, alat hisap sabu (bong),

 

serta satu unit telepon genggam merek Realme. Kasus pencurian tersebut diketahui menimpa seorang warga bernama Nur Alhabsi. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 12.00 WITA saat korban meninggalkan rumah untuk melaksanakan salat Dzuhur di masjid.

 

Kapolsek Bunta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. “Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan seluruh pintu dan akses rumah terkunci dengan baik serta memasang sistem keamanan tambahan seperti CCTV.

 

Langkah ini penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” tegasnya. Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Repy;  (Nakir)

Buser Investigasi

Recent Articles

Popular Articles