Perumahan Melana Estate Diduga Langgar Aturan Pembangunan di Bawah Kabel SUTET

Terkini 16 May 2026 09:21 1 min read 72 views By admin

Share berita ini

Perumahan Melana Estate Diduga Langgar Aturan Pembangunan di Bawah Kabel SUTET
Pesawaran,-Proyek hunian subsidi dan komersial yang di kembangkan oleh PT Melana Andespal Property,dengan nama Perumahan Melana Estate yang terletak di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, diduga melanggar aturan pembangunan di bawah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). SUTET menggunakan kabel telanjang atau 'conductor' yang mengalirkan listrik bertegangan sangat tinggi. Membangun rumah di bawah atau terlalu dekat dengan kabel SUTET berisiko tinggi terhadap keselamatan. Bahayanya meliputi gangguan kesehatan akibat radiasi medan elektromagnetik, risiko sambaran petir, hingga induksi listrik yang dapat menyengat dan memicu kebakaran. Pemerintah melalui Kementerian ESDM telah mengatur jarak aman permukiman dari SUTET dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 18/2015 tentang Ruang Bebas. Berikut standar jarak aman yang berlaku: Untuk rumah yang sudah terlanjur berada dekat SUTET, warga disarankan: 1. *Verifikasi keamanan* dengan meminta PT PLN (Persero) setempat mengukur intensitas medan listrik dan magnet. 2. *Tidak menambah tinggi bangunan* agar jarak aman ke konduktor tetap terjaga. 3. *Patuhi larangan aktivitas* seperti menanam pohon tinggi, bermain layang-layang, dan membakar benda di bawah jaringan SUTET. Disayangkan, perizinan pembangunan Perumahan Melana Estate diduga tetap dikeluarkan meski berada di bawah jalur SUTET. Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Lampung dan aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan pelanggaran ini. Pemberian izin yang mengabaikan aspek keselamatan dinilai hanya mengutamakan keuntungan semata dan merugikan warga. Pemprov Lampung juga diminta memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penerbitan izin pembangunan tersebut

Perumahan Melana Estate Diduga Langgar Aturan Pembangunan di Bawah Kabel SUTET

Buser Investigasi

Recent Articles

Popular Articles