Pekerjaan Preservasi Jalan Dan Jembatan Lintas Barat Sudah di Piling

BINTAN 01 Jun 2026 16:39 2 min read 28 views By Samsul

Share berita ini

Pekerjaan Preservasi Jalan Dan Jembatan Lintas Barat Sudah di Piling
Dua unit piling rig crane atau hydraulic piling rig terlihat sedang mengangkat dan memukul tiang pancang beton ke dalam tanah di jembatan lintas barat.

Koran Bintan.com | TANJUNG UBAN —Pekerjaan preservasi jalan dan jembatan lintas barat sampai hari ini masih terus di kebut pekerjaannya. Belum genap sebulan sejak pantauan wartawan koranbintan.com pada Senin (11/5/2026), pekerjaan sudah mencapai tahap pemancangan tiang piling (driven pile).

 

Pantauan koranbintan.com di lokasi, dua unit piling rig crane atau hydraulic piling rig terlihat sedang mengangkat dan memukul tiang pancang beton ke dalam tanah. Tidak jauh dari kedua alat berat tersebut, terlihat satu unit excavator dalam posisi stand by.

 

Baca juga : Update Preservasi Jalan Dan Jembatan Nasional Lintas Barat

 

Rudi, seorang pekerja yang ditemui di lapangan mengatakan, kegiatan pemancangan (piling) sudah dimulai beberapa hari lalu. "Setelah kita bersihkan tanah-tanah timbunan di tanjakan jembatan. piling-piling ini langsung dikirim kemari," ungkap Rudi.

 

Menurutnya, dengan dipasangnya tiang-tiang pancang (piling) ini maka keluhan masyarakat terkait adanya tanah yang turun sehingga tidak membuat nyaman pemilik kenderaan saat turun dari badan jembatan bisa dieleminir. "Kita sudah sekuat tenaga agar pekerjaan ini bisa segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat," tandasnya.

 

Sementara itu ditemui belum lama ini di Tanjungpinang, Mulyadi, perwakilan PT Bianglala Karya Utama selaku perusahan pemenang tender pekerjaan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan Simpang Gesek-Tanjung Uban, Bintan menyebutkan biaya pekerjaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan pagu anggaran sebesar Rp 22,23 miliar.

 

Menurut Mulyadi, angka sebesar itu melingkupi beberapa item pekerjaan preservasi jalan dan jembatan. Seperti preservasi pemeliharaan rutin jalan, preservasi rutin jembatan, penunjang atau holding, pekerjaan minor jalan, pemeliharaan berkala jembatan seperti pengecatan dan lainnya.

 

Selain itu, anggaran tersebut juga dipergunakan untuk kegiatan preservasi pemeliharaan jalan dan juga oprit atau struktur penghubung yang menyambungkan jalan dengan jembatan yang saat ini sedang diperbaiki.

 

Untuk volume pekerjaan preservasi dari simpang Gesek ke Tanjunguban dengan total panjang jalan sepanjang 48 km dan pekerjaan pemeliharaan rutin sepanjang 13 kilometer. "Ini merupakan jalan nasional. Anggarannya dari pusat, APBN,” pungkas Mulyadi.(sam)

>>