Perwakilan Masyarakat Kampung Bugis Temui Wakil Ketua I DPRD Bintan

BINTAN 15 May 2026 08:26 3 min read 336 views By Samsul

Share berita ini

Perwakilan Masyarakat Kampung Bugis Temui Wakil Ketua I DPRD Bintan
Wakil Ketua I DPRD Bintan Eriyanti, SH, MH (kiri) menerima perwakilan masyarakat Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan yang menolak perubahan RTRW di kampung mereka, Jum'at (15/5/2026).

Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — Sejumlah perwakilan masyarakat Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan berkunjung ke kantor Wakil Ketua I DPRD Bintan Eriyanti, SH, MH di Jalan Permaisuri, Tanjunguban, Jum'at (15/5/2026) malam.

 

Perwakilan masyarakat Kampung Bugis yang terdiri dari H. Abdul Salam, Muslim, Abu Hamzah dan Zul Ma'arif disambut hangat oleh tuan rumah, Eriyanti dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kesediaan Wakil Ketua I DPRD Bintan menerima mereka.

 

Dalam agenda pertemuan itu, perwakilan masyarakat mempertanyakan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kelurahan Tanjunguban Utara, khususnya untuk wilayah kampung tua, Kampung Bugis dan Kampung Sekera.

 

Perwakilan masyarakat juga mempertanyakan kebenaran perubahan tata ruang kampung mereka yang terkenal sebagai kawasan pariwisata lokalnya menjadi kawasan industri.

 

"Kampung  Bugis merupakan kampung tua yang sudah menjalani hidup dengan 5 generasi keturunan dengan adat istiadat yang kuat dan kokoh baik dalam kemasyarakatan , ekonomi (nelayan) maupun kegiatan keagamaan," tegas H. Salam.

 

Beberapa tradisi budaya dan acara keagamaan dilingkungan masyarakat Kampung Bugis kata Salam mungkin tidak lagi ditemukan disejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Bintan.

 

Sementara itu Muslim menyampaikan kalau wilayah pantai-pantai di Kampung Bugis dan Kampung Sekera adalah salah satu tempat wisata lokal yang ramai dikunjungi masyarakat, tidak hanya dari Tanjunguban saja bahkan sampai ke Tanjungpinang, Batam.

 

"Bahkan paket-paket rombongan wisata sudah menjadikan Kampung Bugis sebagai daerah tujuan mereka," kata Muslim.  

 

Muslim mengakui, dengan adanya kampung wisata di wilayah mereka telah menjadi sumber ekonomi dan pendapatan bagi sebagian besar masyarakat disana. Berbagai kearifan lokal (local contents) telah menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara untuk datang.

 

"UMKM terus tumbuh. Masyarakat bersemangat untuk menjalani kehidupan setiap hari dan dapat menafkahi keluarga mereka," tegas Muslim.

 

Terkait wacana perubahan RTRW yang kabarnya akan berimbas ke wilayah Kelurahan Tanjunguban Utara, perwakilan masyarakat dengan tegas menyatakan menolak wilayah mereka dijadikan kawasan industri.

 

"Alangkah mirisnya kehidupan kami seandainya ini sudah jadi lahan industri. Semoga revisi RTRW di wilayah kami dibatalkan," tandas H. Salam.

 

Menanggapi hal itu. Wakil Ketua I DPRD Bintan Eriyanti mengatakan, keputusan perubahan RTRW tersebut tergantung kepada masyarakat setempat.

 

Karena menurut, Erik, demikian ia disapa, setelah ketuk palu pimpinan dalam ruang sidang paripurna DPRD maka dipastikan perubahan itu akan disetujui. "Jadi tergantung masyarakat apa menolak atau menyetujui revisi ini," ujar Erik.

 

Diakhir pertemuan, perwakilan masyarakat yang hadir sangat berharap kiranya Wakil Ketua I DPRD Bintan itu dapat membawa dan menyampaikan aspirasi masyarakat ini. "Sebagai perwakilan daerah pemilihan 4, Kecamatan Bintan Utara, kami berharap ibu dapat membantu kami," tandas H. Salam.(sam)

 

>>