Bupati Halmahera Utara Bersama Pangdam Pattimura dan Forkopimda Tinjau Lokasi Erupsi Gunung Dukono
HALMAHERA UTARA — Upaya penanganan korban bencana erupsi Gunung Dukono terus dilakukan oleh pemerintah dan aparat gabungan. Pada Minggu, 10 Mei 2026, Bupati Halmahera Utara bersama Pangdam XV/Pattimura, Kapolres Halmahera Utara, serta Dandim 1508/Tobelo turun langsung menuju lokasi terdampak di kawasan Gunung Dukono, tepatnya jalur Mamuya.
Dalam perjalanan menuju titik lokasi, para pejabat dan tim gabungan menggunakan kendaraan Viar untuk menembus medan berat dan akses jalan yang sulit dilalui. Sementara sebagian rombongan lainnya menggunakan kendaraan roda dua dan berjalan kaki menuju area pencarian.
Kehadiran pimpinan daerah dan aparat TNI-Polri tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memantau langsung proses pencarian dan evakuasi korban akibat erupsi Gunung Dukono yang masih berlangsung.
Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan, dan masyarakat saat ini masih terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terdampak. Kondisi cuaca dan medan yang berat menjadi tantangan dalam proses pencarian.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mendekati kawasan berbahaya di sekitar Gunung Dukono mengingat aktivitas vulkanik masih tinggi dan berpotensi terjadi erupsi susulan.
Masyarakat Halmahera Utara turut berharap agar seluruh proses pencarian berjalan lancar dan sisa korban yang belum ditemukan dapat segera ditemukan oleh tim gabungan.
Penulis : Marnisto Gula
Related Articles