Kisah Haru di Balik Evakuasi Korban Gunung Dukono: Dua Sosok yang Berjuang Tanpa Sorotan Kamera
HALMAHERA UTARA — Di balik proses evakuasi jenazah Almarhumah Ade Angel, korban pendaki di kawasan Gunung Dukono, tersimpan kisah perjuangan dan kemanusiaan yang menyentuh hati masyarakat.Jumat 08 Mei 2026.
Dua orang relawan yang turut berada di lokasi disebut menjadi sosok penting dalam pencarian hingga proses evakuasi jenazah korban. Meski harus menghadapi medan berat, kabut tebal, serta potensi bahaya dari aktivitas Gunung Dukono yang masih aktif, keduanya tetap bertahan dan terus membantu tim hingga jenazah berhasil ditemukan dan dibawa turun.
Masyarakat yang menyaksikan proses tersebut menilai tindakan mereka sebagai bentuk kepedulian dan keberanian yang luar biasa. Mereka memilih tetap berada di lokasi demi membantu sesama, walaupun risiko keselamatan mengancam diri mereka sendiri.
“Ini bukan soal terkenal atau disorot kamera. Mereka bekerja dengan tulus demi kemanusiaan,” ujar salah satu warga yang ikut dalam proses evakuasi.
Perjuangan para relawan, anggota TNI, BPBD, serta masyarakat yang terlibat dalam pencarian korban mendapat apresiasi luas dari warga Halmahera Utara. Kebersamaan dan semangat gotong royong dinilai menjadi kekuatan utama dalam proses evakuasi di tengah kondisi alam yang sulit.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa di tengah situasi darurat, masih banyak orang yang rela mempertaruhkan tenaga dan keselamatan demi menolong sesama tanpa mengharapkan pujian ataupun sorotan.
Penulis : Marnisto Gula
Related Articles