RUPS Bank NTT Sepakati Penguatan Modal dan Dukungan Program Pemerintah Daerah

Ekonomi 25 May 2026 08:17 2 min read 54 views By christin tallo

Share berita ini

RUPS Bank NTT Sepakati Penguatan Modal dan Dukungan Program Pemerintah Daerah
KUPANG-PEREMPUANCENDANA || Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT berlangsung konstruktif hingga malam hari dengan mengh...

KUPANG-PEREMPUANCENDANA || Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank NTT berlangsung konstruktif hingga malam hari dengan menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk penguatan Bank NTT ke depan, Minggu, 25/5/2026, di Aula Fernandez Lt.4 Gedung Sasando NTT.

 

Rapat yang dihadiri para kepala daerah se-NTT selaku pemegang saham bersama perwakilan Bank Jatim tersebut membahas evaluasi kinerja Bank NTT, laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris, hingga rencana bisnis perusahaan.

 

Dalam RUPS Tahunan, seluruh pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris Bank NTT setelah dilakukan pembahasan mendalam terkait aspek pengembangan bisnis, pelayanan, serta kondisi keuangan bank daerah tersebut.

 

Selain itu, para pemegang saham juga menyepakati pembagian deviden tetap sama seperti tahun sebelumnya.

 

“Diskusinya sangat baik dan terbuka sehingga kami semakin memahami kondisi dan perkembangan Bank NTT,” ujar salah satu peserta rapat.

 

RUPS juga menegaskan pentingnya dukungan Bank NTT terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di NTT.

 

Direksi dan komisaris Bank NTT disebut telah berkomitmen untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah secara bersama-sama.

 

Sementara dalam RUPS Luar Biasa, para pemegang saham menyetujui penyesuaian jumlah komisaris dari tujuh orang menjadi lima orang sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ketentuan anggaran dasar perusahaan.

 

Rapat juga menyetujui pengangkatan Ibu Rievy dari Bank Jatim sebagai Direktur Kepatuhan setelah dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan oleh OJK.

 

Selain itu, pemegang saham turut mengusulkan calon Komisaris Independen guna melengkapi struktur komisaris Bank NTT sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pemerintah daerah juga menyatakan komitmen penambahan modal, di antaranya Pemerintah Provinsi NTT sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar.

 

Tidak hanya dalam bentuk uang tunai, penyertaan modal juga dapat dilakukan melalui aset daerah yang dapat mendukung penguatan Bank NTT.

 

Para pemegang saham optimistis Bank NTT akan terus berkembang dan semakin berkontribusi dalam pelayanan kepada masyarakat NTT.

 

Direksi Bank NTT juga memaparkan target keuntungan dan rencana bisnis perusahaan untuk tahun berjalan hingga beberapa tahun mendatang.

 

Selain itu, Bank NTT saat ini telah menyiapkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp350 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp50 miliar dialokasikan khusus bagi pekerja migran asal NTT, sedangkan Rp300 miliar lainnya diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro dan usaha produktif lainnya.

 

Masyarakat yang memiliki usaha produktif dan mengalami kendala akses perbankan diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas KUR tersebut melalui Bank NTT.

Perempuan Cendana