Labuhan Batu Selatan,.Dodol merupakan produk tradisional yang berakar kuat pada budaya Indonesia. Namun, banyak pelaku UMKM dodol, khususnya di tingkat rumah tangga, menghadapi tantangan klasik: metode produksi konvensional yang memakan waktu lama, kemasan sederhana, masa simpan terbatas, serta pemasaran yang hanya mengandalkan pelanggan lokal. Tim pengabdian masyarakat dari UMN Al Washliyah Dan UISU hadir untuk mendampingi UMKM Dodol, untuk mengubah tantangan ini menjadi peluang dengan judul Peningkatan Daya Saing UMKM Dodol Khas Labuhanbatu melalui Diversifikasi Produk dan Pelatihan Pemasaran Berbasis Media Sosial
Mohammad Irfan Al Qohirie ,SE,M.Si., dari Program Studi Manajemen selaku ketua kegiatan pengabdian masyarakat ini mengatakan dalam rilisnya pada Jumat (3/1/2026). tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh pelaku UMKM Dodol. Banyak pelaku UMKM dodol, khususnya di tingkat rumah tangga, menghadapi tantangan klasik: metode produksi konvensional yang memakan waktu lama, kemasan sederhana, masa simpan terbatas, serta pemasaran yang hanya mengandalkan pelanggan lokal. Pelatihan penggunaan platform e-commerce dan media sosial untuk memutus rantai distribusi yang panjang, sehingga produsen dapat menjangkau pasar nasional maupun ekspor secara langsung.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan kolaborasi antar dosen UMN Al Washliyah dengan team PKM antara lain Dr. Anggia Sari Lubis, S.E.,M.Si., Toni Hidayat, S.E, M.Si, dari Program Studi Manajemen, Dr.Debby Chyntia Ovami, S.Pd, M.Si, Dr. Ratna Sari Dewi,SE,S.Pd,M.Si, , Junita Putri Rajana Harahap, SE, M.Si, Ardansyah Putra Harahap, S.Pd, M.Si, Indra Fauzi, SE.M.Ak dari Program Studi Akuntansi, Muhammad Radian Syah,SE.I, ME.I dari Program Study Manajemen Bisnis Syariah serta Dr. Nurhudawi dari Universitas Islam Sumatera Utara melalui skema Program Kemitraan Masyarakat”, terang Irfan.
Lanjut, Irfan mengatakan, “Pengabdian masyarakat ini membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan pelaku UMKM dapat melestarikan kuliner tradisional dengan pendekatan modern. UMKM Dodol tradisional kini bertransformasi menjadi usaha yang lebih profesional, higienis, dan kompetitif di era digital.
Pelaksanaan PKM ini merupakan sinergi antara akademisi dan praktisi, kegiatan ini juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat lokal melalui manajemen usaha yang lebih profesional dan sistematis. Kolaborasi PKM ini juga melibatkan beberapa mahasiswa dari ke dua perguruan tinggi.









LEAVE A REPLY