Home Nasional Kemenag RI Tegaskan Tak Buka Pendaftaran Penerimaan CPNS dan PPPK Tahun 2026, Kabiro SDM Sebut Hoaks

Kemenag RI Tegaskan Tak Buka Pendaftaran Penerimaan CPNS dan PPPK Tahun 2026, Kabiro SDM Sebut Hoaks

143
0
SHARE
Kemenag RI Tegaskan Tak Buka Pendaftaran Penerimaan CPNS dan PPPK Tahun 2026, Kabiro SDM Sebut Hoaks

Keterangan Gambar : Kabiro SDM Kemenag RI

BERKAHSULTAN.COM, JAKARTA - Masifnya informasi seputar pembukaan pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 pada instansi Kementerian Agama  Republik Indonesia (Kemenag RI) di berbagai media sosial (medsos) dan di sejumlah media online nasional maupun lokal, membuat pihak Kemenag RI berang hingga angkat bicara. 

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Kabiro SDM) Kemenag RI Wawan Djunaidi meminta agar masyarakat berhati-hati terhadap ramainya informasi yang beredar terkait rekrutmen CPNS dan PPPK tahun ini di Kemenag RI.

Wawan bahkan menegaskan, bahwa informasi tersebut tidak benar. Ini dikarenakan sampai saat ini Kemenag tidak membuka rekrutmen baik untuk PPPK maupun CPNS.

"Informasi yang beredar di medsos tersebut dan mengatasnamakan Kemenag adalah Hoaks," tegas Wawan, sebagaimana dilansir kemenag.go.id, Sabtu, 24 Januari 2026.

Wawan menjelaskan, setiap proses rekrutmen ASN di lingkungan Kemenag selalu dilakukan transparan,resmi, dan dipublikasikan melalui kanal pemerintah.

"Jika ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pasti akan kami publikasikan di website kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya. Jadi, tidak ada pengumuman lewat jalur pribadi  atau tautan lainnya yang tidak jelas," imbuh Wawan.

Wawan mengimbau, agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas. Apalagi sampai dimintai data pribadi,biaya pendaftaran, atau bahkan sampai dengan janji kelulusan.

"Kami ingatkan agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan Kemenag," ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, pihaknya meminta masyarakat aktif melakukan pengecekan informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil langkah apapun.

"Jika masyarakat menemukan konter mencurigakan yang mengatasnamakan Kemenag,maka silakan laporkan melalui akun Kemenag. Ini dilakukan agar kami bisa menindaklanjuti," ujarnya.

Wawan menegaskan, Kemenag berkomitmen untuk terus melindungi masyarakat dari berbagai bentuk disinformasi dan berita hoaks. (kemenag.go.id/red)