Warga Permata Cengkareng Kutuk Pembunuhan Sadis, Desak Polisi Transparan dan Tindak Tegas Pelaku
Kriminal
24 May 2026 20:27
•
1 min read
•
45 views
•
By admin
Buserinvestigasi.Jakarta, 24 Mei 2026 — Kasus dugaan pembunuhan sadis terhadap Oktavianus Heumasse di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, menuai kecaman keras dari masyarakat. Warga Kompleks Perumahan Permata Cengkareng bersama sejumlah tokoh masyarakat menyatakan keprihatinan mendalam serta mendesak aparat penegak hukum bertindak cepat, transparan, dan tegas dalam mengusut tuntas peristiwa tersebut.
Berdasarkan kronologis yang dihimpun dari keterangan saksi serta analisis hukum Tim Kuasa Hukum keluarga korban dari LBH Adhibrata, peristiwa tersebut diduga mengandung unsur pengeroyokan, penganiayaan berat, hingga pembunuhan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Informasi yang berkembang menyebutkan, insiden bermula saat korban terlibat keributan dengan dua pria hingga berujung pengeroyokan. Setelah korban dalam kondisi lemah dan tidak berdaya, kedua pria tersebut diduga pergi dan melaporkan kejadian kepada seorang pria bernama Antoni.
Tak lama berselang, Antoni bersama Julians Poceratu diduga kembali ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, Antoni diduga melakukan penyerangan brutal menggunakan senjata tajam terhadap korban yang sudah tak berdaya, hingga akhirnya korban meninggal dunia di tempat.
Peristiwa berdarah ini memicu reaksi keras warga setempat yang menilai tindakan tersebut sangat tidak manusiawi dan meresahkan. Salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini secara profesional, objektif, dan tanpa tebang pilih.
Di sisi lain, muncul pula aspirasi dari sebagian warga yang menolak keberadaan pihak-pihak yang diduga terlibat di lingkungan tersebut. Meski demikian, tokoh masyarakat mengimbau warga untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.
Pihak keluarga korban melalui Tim Kuasa Hukum LBH Adhibrata menegaskan bahwa kasus ini diduga bukan sekadar tindakan individu, melainkan melibatkan unsur kekerasan bersama sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta diproses secara adil dan transparan.
Keluarga korban juga mendesak kepolisian segera menangkap seluruh terduga pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran. Selain itu, mereka meminta keterbukaan informasi terkait perkembangan penyidikan, termasuk hasil autopsi dan langkah hukum lanjutan.
Sementara itu, beredar informasi bahwa salah satu pihak berinisial Marcelo sempat diamankan namun kemudian dilepaskan setelah menjalani pemeriksaan selama empat hari. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik terkait dasar hukum pelepasan tersebut.
Masyarakat pun mendesak kepolisian memberikan penjelasan resmi guna menjaga transparansi dan kepercayaan publik.
Keluarga korban dan masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menuntaskan kasus ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan demi memberikan kepastian hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Reporter : timred
Warga Permata Cengkareng Kutuk Pembunuhan Sadis, Desak Polisi Transparan dan Tindak Tegas Pelaku
Recent Articles
•
SIDANG PERKARA SENGKETA TANAH DI PN BOGOR: PEMERIKSAAN SAKSI DAN BUKTI JADI AGENDA UTAMA
•
SIDANG PERKARA SENGKETA TANAH DI PN BOGOR: PEMERIKSAAN SAKSI DAN BUKTI JADI AGENDA UTAMA
•
Waspada Penipuan Berkedok Permainan Judi Online, Situs “Sauditoto” Diduga Menipu
•
Rabu, 3 Juni 2026 Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Paparkan Langkah Strategis Perkuat BUMD
•
Diduga Peredaran Obat Keras Golongan G Kembali Marak di Cianjur Kota Cianjur – Masyarakat kembali menyoroti dugaan peredaran obat keras golongan G di wilayah Cianjur Kota. Sejumlah konter yang berada di pinggir jalan diduga
•
Rumah Dadan Hindayana di Taman Cimanggu Permai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kosong pasca jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang diembannya dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto.
•
PANGDAM III/SILIWANGI HADIRI ACARA LEPAS SAMBUT KEPALA KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT TAHUN 2026
•
Pangdam III/Siliwangi Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa barat
•
Mabes TNI Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila Sebagai Fondasi Perdamaian Dunia
•
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
Popular Articles
•
Kejati Sulteng Belum Beri Titik Terang: Enam Bulan Penyelidikan, Status Hukum Wabup Parimo Masih Samar
•
Ketua Bumdes Desa lologolu SRG di diduga Lenyapkan Dana Bumdes TA.2025
•
Kapolsek Gunungsitoli Alo'oa IPDA PONIMAN LASE, S.I.P. Menghadiri Pertemuan di Desa Loloanaa Lolomoyo Kec. Gunungsitoli Utara.
•
Dugaan Penjualan Lahan Kawasan Hutan di Desa Opo Dilaporkan ke KPH, Mantan Kades Beri Klarifikasi
•
Ketum DPP PWDPI Kecam Keras Penculikan Tiga Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel