Presiden Prabowo Cerita Soal Adanya Menteri yang Lapor Pemenang Tender Proyek 'Orang' PDIP

IPOLEKSOS 20 May 2026 19:55 3 min read 60 views By Fadhsa

Share berita ini

Presiden Prabowo Cerita Soal Adanya Menteri yang Lapor Pemenang Tender Proyek 'Orang' PDIP
Presiden Prabowo saat berpidato di Rapat Paripurna DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Koran Bintan.com | JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak membeda-bedakan latar belakang partai politik dalam proses tender proyek negara. Prabowo mencontohkan bahwa meskipun ada perusahaan yang terkait dengan PDIP sebagai partai oposisi, hal itu tidak menjadi masalah jika perusahaan tersebut menang tender secara sah.

 

Prabowo menyebut sikap ini mengikuti teladan yang telah ditunjukkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang pernah mendukungnya di bidang ekonomi ketika ia belum berkuasa. Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat berpidato di Rapat Paripurna DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

 

Agenda utama rapat ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 ini adalah mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto terkait Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.

 

“Tapi tanya, saya selalu mengatakan menteri-menteri minta petunjuk ini bagaimana Pak, ada proyek ada tender, tapi ini di belakangnya PDIP. Bener? Ayo, menteri-menteri benar kan. Tapi apa jawaban saya, apa jawaban saya tidak ada masalah kalau dia menang, dia menang saja jangan kita lihat latar belakangnya,” tegas Prabowo.

 

Sikapnya tersebut, kata Prabowo karena mengikuti apa yang telah dilakukan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut Prabowo ketika dirinya belum menjadi Presiden, Megawati telah banyak membantu. “Karena waktu saya enggak berkuasa, Ibu Mega juga bantu saya di bidang ekonomi,”katanya.

 

Megawati

 

Megawati kata Prabowo tidak mempermasalahkan perusahaan yang ia pimpin apabila memenangkan tender proyek. Prinsip seperti itulah kata Prabowo yang ia pegang saat menjadi Presiden.

 

“Saya mau terbuka. Saya enggak berkuasa waktu itu alias lontang-lantung lah. Ibu Megawati Soekarnoputri intervensi mengatakan kalau memang Prabowo yang menang tender itu jangan diganggu, diteruskan. Saya sekarang mengikuti contoh beliau. Saya sekarang Presiden tidak boleh kita lihat latar belakang politik. Kalau dia benar, dia menang dengan benar, harus kita berikan,” katanya.

 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terimakasih kepada PDIP yang memilih untuk berada di luar pemerintahan. Menurut Presiden dalam negara demokrasi peran check and balances sangatlah penting.

 

“Memang tidak semua partai di sini bagian dari pemerintah, dan saya hormati dan saya hargai itu demokrasi kita perlu check and balances,” kata Prabowo.

 

“Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah. Saya mengerti itu. Sebenarnya saya ingin ucapan terima kasih kepada PDIP. Saudara, berjasa untuk demokrasi kita,” katanya.

 

Prabowo mengaku sebenanrnya ia ingin semua Parpol berada di pemerintahan untuk bergotongroyong membangun bangsa. Namun hal itu tidak baik, karena tidak akan ada partai yang berperan  untuk mengawasi atau mengkritik.

 

“Memang maunya saya itu gotong royong. Kalau semua partai di pemerintah alangkah manisnya, alangkah manisnya untuk saya. Tapi mungkin tidak baik. Setiap pemimpin harus mau dikritik. Setiap eksekutif harus diawasi,” katanya.

 

Presiden menilai terkadang kritikan yang dilontarkan para politisi PDIP kepada pemerintah sangatlah keras. Namun ia yakin kritikan yang dilontarkan tersebut berdasar.

 

“Terima kasih atas pengawasan saudara, kadang-kadang saya malam-malam sebelum tidur pilu hati saya. Ini anggota PDIP, kadang-kadang kritiknya keras banget. Tapi saya sadar lama-lama,  mungkin ada dasarnya,” katanya.

 

Menurut Prabowo ada pepatah bahwa bila seseorang melontarkan kritik atau peringatan, meskipun tidak disukai, tujuannya adalah untuk menyelamatkan kita.

 

“Ada pepatah yang mengatakan kalau orang mengingatkan kita walaupun kita tidak suka dikasih peringatan tapi sebenarnya dia menyelamatkan kita saudara-saudara sekalian,” tuturnya.(han/ard)

 

 

>>