Kerabat Bintan Dan Kerabat Raja Melayu Malaka Tandatangani Manifesto Budaya

BINTAN 31 May 2026 11:30 2 min read 174 views By Samsul

Share berita ini

Kerabat Bintan Dan Kerabat Raja Melayu Malaka Tandatangani Manifesto Budaya
Para penerima Anugerah Darjah Kerabat Bintan dari Malaka mendapat ucapan selamat dari sejumlah tokoh masyarakat Bintan.

Koran Bintan.com | BINTAN —  Rombongan Kerabat Raja Melayu Melaka dari Malaysia yang dipimpin oleh Tengku Zulkifli bin Tengku haji Ibrahim melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kerabat Bintan dan Zuriat.

 

Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kehormatan, dan semangat pelestarian warisan budaya Melayu di Istana Setanggi Kencana, Kota Kara, Gunung Bintan, Bintan Buyu, Ahad (31/5/2026).

 

Turut mendampingi rombongan dari Malaka diantaranya, Tengku Haji Ibrahim bin Tengku Ismail serta Tengku Mazlan bin Tengku Haji Ibrahim. Sementara itu, pihak Kerabat  Bintan dipimpin oleh Tunku Muhammad Amin Asy-Syah Alam Billah, didampingi Ketua Al Syura Bintan Tun Muchtar, bersama Encek Muhammad Noi, Wan Jumat, Tun Karim, serta sejumlah tokoh masyarakat, budayawan, dan pemerhati sejarah Melayu.

 

Tunku Muhammad Amin Asy-Syah Alam Billah dalam ucapan selamat datangnya menegaskan kehadiran rombongan dari Malaka menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan serumpun antara Bintan dan Malaka yang sudah terjalin sejak lama.

 

"Majelis ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga melahirkan komitmen bersama untuk memperkuat identitas, kebudayaan, dan peradaban Melayu di tengah perubahan zaman yang semakin cepat," ujar Tunku Amin.

 

Puncak kunjungan rombongan ditandai dengan penandatanganan Manifesto Budaya Bintan–Melaka. Sebuah dokumen kesepahaman yang menegaskan tekad bersama untuk menjaga, mendokumentasikan, mengembangkan, dan mewariskan warisan budaya Melayu kepada generasi mendatang.

 

Manifesto tersebut memuat komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pelestarian sejarah, pendidikan kebudayaan, penelitian warisan Melayu, penguatan bahasa Melayu, serta pembangunan jaringan kebudayaan antara berbagai komunitas Melayu di Nusantara dan dunia.

 

Para peserta menilai bahwa warisan Melayu bukan hanya peninggalan masa lalu, melainkan modal strategis bagi pembangunan masa depan. Nilai-nilai Melayu seperti ilmu pengetahuan, adab, musyawarah, kejujuran, semangat maritim, dan keterbukaan terhadap peradaban dunia dinilai tetap relevan untuk menghadapi tantangan global abad ke-21.

 

Dalam kesempatan itu juga Kerabat Diraja Bintan menganugerahkan Darjah Kerabat Bintan kepada tokoh-tokoh dari Malaka yang dinilai berjasa dalam menjaga kesinambungan warisan Melayu. "Ini sebagai simbol penghormatan dan pengukuhan hubungan persaudaraan," tegas Tunku Amin.

 

Penganugerahan diberikan kepada Tengku Haji Ibrahim bin Tengku Ismail sebagai penerima Darjah Kerabat Bintan Peringkat Pertama. Kemudian kepada Tuan Tehe bin Mat Samad sebagai penerima Darjah Kerabat Bintan Peringkat Kedua.


Penganugerahan tersebut disambut sebagai lambang persaudaraan yang melampaui batas wilayah dan generasi, sekaligus memperkuat hubungan historis antara Bintan dan Melaka yang telah terjalin selama berabad-abad.(sam)

>>