Home FILM Pertemuan Berbuah Petaka Juga Cinta

Pertemuan Berbuah Petaka Juga Cinta

Film Knight and Day [2010]

5
0
SHARE
Pertemuan Berbuah Petaka Juga Cinta

Mencampur genre komedi dan aksi tak segampang yang dibayangkan. Beberapa waktu lalu kita sempat memirsa duo Steve Carell dan Tina Fey melakukan sejumlah adegan aksi dalam Date Night (2010), namun keduanya boleh dibilang gagal menghibur. Unsur komedinya bolehlah, namun aksinya sungguh membosankan. Kini James Mangold mencobanya dalam film Knight and Day. Akankah ia berhasil?

Mangold lantas merekrut dua bintang yang sebenarnya popularitasnya mulai memudar: Tom Cruise dan Cameron Diaz. Ini adalah reuni mereka setelah pertemuan di Vanilla Sky (2001). Cruise dan Diaz sesungguhnya sudah tak asing dengan genre aksi. Cruise melakukannya di beberapa film, termasuk di antaranya di trilogy Mission Impossible. Sementara Diaz sempat mencicipinya di Charlie's Angels .

Dengan kombinasi pemain seperti ini, bisa jadi sebagian penonton akan menganggap Knight and Day tak ubahnya seperti Mission Impossible berbumbu komedi.

Sebuah film (sesungguhnya) jadi lebih menarik jika tidak memberi ekspektasi apapun sebelum menontonnya. Knight and Day, dari beberapa petunjuk diatas memang menimbulkan ekspektasi seragam. Namun, bukan berarti tidak ada kejutan di dalamnya. Knight and Day memberi hiburan segar kepada penonton. Mangold berhasil mengawinkan dua genre itu dengan pas. Hasilnya Knight and Day menghibur dan menawarkan sejumlah kejutan.

Peran Cruise disini nyaris identik dengan yang dilakoninya di Mission Impossible. Ia kembali jadi agen rahasia yang super tangguh dan bisa melakukan segalanya. Perannya sanggup bertarung dengan tangan kosong, berduel dengan senjata, ngebut sama baiknya dengan mobil maupun motor, dan ia cerdas. Pendeknya, ia super agen yang susah tertandingi. Cruise sebagai Roy Miller punya sesuatu yang berharga dalam genggamannya. Trauma dikhianati rekan kerjanya, ia mati-matian melindungi barang berharga itu. Segala cara pun dilakukannya. Termasuk berpura-pura bertabrakan dengan June Havens (Cameron Diaz) yang tak merasa dirinya sudah diincar oleh Miller sejak awal. 

Lantas Knight and Day langsung menggebrak layar dengan pertarungan sengit antara Miller dan lawan-lawannya di atas pesawat. Adegan perkelahian dikoreografi menarik dan memicu adrenalin penonton. Mangold sukses membuat penonton, terutama lelaki penyuka aksi, untuk langsung terpaku menyaksikan adegan demi adegan berseliweran di layar. Di atas ribuan kaki, Miller berjibaku habis-habisan dengan beberapa orang yang menguasai pesawat, termasuk pilot dan co-pilot. Havens tak sadar dengan pertarungan itu, karena ia berada di dalam toilet. Ketika ia keluar, semua sudah dirobohkan Miller. Di sinilah Mangold mulai menyisipkan komedi. Lewat karakter Havens yang sebenarnya tomboy namun mudah panik, dijadikan menjadi tools untuk mengocok perut penonton.

Selain faktor skenario dan pengarahan yang asyik dari Mangold, Knight and Day juga berhasil karena reaksi kimiawi antara Cruise dan Diaz. Keduanya terlihat begitu rileks di layar. Pujian terutama buat Diaz yang bisa melenyapkan imaji kita akan sosoknya di Charlie's Angels. Disini ia seperti gadis biasa yang gentar melihat desing peluru dan tak ingin terseret dalam petaka. Cruise juga rasanya berhasil kembali membuat sosoknya pantas untuk menjadi bintang aksi di usia yang tak muda lagi. Fisiknya terlihat masih meyakinkan, meski wajahnya mulai diganggu kerutan.

Pada akhirnya, formula dalam Knight and Day sebenarnya sudah usang. Rasanya penonton yang cukup banyak mengkonsumsi film serupa tahu betul bahwa Havens yang dilibatkan oleh Miller dalam petualangannya akan jatuh cinta dengannya. Namun ternyata formula usang malah dibuat jadi kelebihan. Mangold memperlihatkannya dengan tak berlebihan. Tetap ada adegan ciuman, hanya skalanya masih bisa ditolerir. Sementara adegan ‘ranjang’ tak satupun ada dalam Knight and Day.

Dengan demikian, rasanya Knight and Day cukup pantas direkomendasikan sebagai film pengisi liburan. Selamat menonton!

Video Terkait: