WARTALINTASBATAS.MY.ID, DELI SERDANG — Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk memperkuat ketahanan moral dan menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. MPD ICMI Muda Deliserdang secara tegas mengajak seluruh warga menjadikan Ramadhan sebagai ruang pembinaan diri sekaligus penguat kedamaian daerah.
Ketua MPD ICMI Muda Deliserdang, Suyono, S.H., menegaskan bahwa puasa harus menjadi benteng karakter, bukan sekadar kewajiban formal. Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai isu yang berpotensi memecah belah, termasuk informasi yang belum terverifikasi dan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Ramadhan adalah bulan pengendalian diri. Jangan sampai nilai ibadah justru tercoreng oleh kegaduhan, konflik, atau tindakan yang bertentangan dengan norma hukum dan etika sosial,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif sebagai bagian dari tanggung jawab bersama warga negara. Ketertiban dan keamanan daerah, menurutnya, merupakan fondasi utama pembangunan dan harmoni sosial. Sikap saling menghormati, menahan diri, serta tidak mudah terpancing emosi menjadi kunci terciptanya Deliserdang yang aman dan damai.
Seruan tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183:
“Y? ayyuhalladz?na ?man? kutiba ‘alaikumush-shiy?mu kam? kutiba ‘alalladz?na min qablikum la‘allakum tattaq?n.”
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Ayat tersebut menegaskan bahwa tujuan puasa adalah membentuk ketakwaan. Ketakwaan bukan hanya relasi vertikal kepada Allah SWT, tetapi juga tercermin dalam perilaku sosial yang tertib, santun, dan tidak melanggar hukum.
Menutup imbauannya, MPD ICMI Muda Deliserdang berharap Ramadhan tahun ini menjadi titik balik penguatan moral masyarakat. “Mari isi Ramadhan dengan amal, bukan amarah; dengan kepedulian, bukan provokasi. Kedamaian Deliserdang adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.(WLB/ RED)












LEAVE A REPLY