Wamenkop Ajak Mahasiswa UNNES Jadi Penggerak KDKMP
Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia mengajak mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk berperan aktif sebagai penggerak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dinilai memiliki peran penting dalam membangun perekonomian desa melalui inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan.
Wamenkop menekankan bahwa desa memiliki banyak potensi sumber daya alam maupun ekonomi yang belum dikelola secara maksimal oleh masyarakat setempat. Karena itu, generasi muda khususnya mahasiswa diharapkan dapat kembali ke desa dan membantu mengembangkan potensi tersebut melalui koperasi.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hadir sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat desa. Koperasi ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah. Mahasiswa dianggap memiliki kemampuan dalam bidang teknologi, manajemen, dan inovasi yang dapat membantu koperasi berkembang lebih modern dan profesional.
Selain itu, Wamenkop juga menyampaikan bahwa koperasi bukan hanya tempat menjalankan usaha, tetapi juga wadah pembelajaran kepemimpinan, kerja sama, dan kewirausahaan sosial. Oleh sebab itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja setelah lulus, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui koperasi.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa UNNES didorong untuk aktif berkolaborasi dengan masyarakat desa, pemerintah daerah, dan berbagai pihak lainnya demi mewujudkan koperasi yang kuat dan berdaya saing. Dengan keterlibatan generasi muda, KDKMP diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat ekonomi nasional.