Polresta Banda Aceh Kejar Penyebab Kebakaran Fakultas Pertanian USK, Garis Polisi Dipasang
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh menempatkan fokus utama pada pengusutan intensif guna mengungkap motif dan penyebab pasti terbakarnya gedung Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Darussalam, Banda Aceh. Penyelidikan mendalam langsung dilakukan untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian atau faktor kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
Guna mengamankan barang bukti dan menjaga keaslian Tempat Kejadian Perkara (TKP), aparat kepolisian bergerak cepat dengan memasang garis polisi (police line) di sekeliling area bangunan yang menghanguskan aset kampus tersebut.
Tim Unit Identifikasi (Inafis) Polresta Banda Aceh bersama tim laboratorium forensik kini tengah menyisir reruntuhan gedung untuk mengumpulkan material sisa kebakaran. Selain bukti fisik, fokus pengusutan juga diarahkan pada pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi kunci.
"Kami tidak ingin berspekulasi dini. Saat ini fokus kami adalah pengusutan menyeluruh. Tim penyidik sedang bekerja mengumpulkan bukti-bukti otentik di lapangan dan menjadwalkan pemeriksaan saksi, termasuk petugas keamanan (satpam) kampus serta pihak fakultas yang berada di lokasi saat api pertama kali muncul," tegas Kapolresta Banda Aceh.
Rangkaian pengusutan ini dilakukan setelah kobaran api sempat menggegerkan civitas akademika USK. Beruntung, armada pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil melokalisir pergerakan api sehingga tidak merembet ke fasilitas perkuliahan utama lainnya.
Di sisi lain, pihak Rektorat USK menyatakan mendukung penuh langkah taktis kepolisian dalam mengusut tuntas insiden ini. Pihak kampus berharap hasil investigasi dapat segera keluar demi memberikan kejelasan serta menjamin rasa aman di lingkungan universitas.