Pemerintah Aceh Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Nilai Ideologi Menuju Indonesia Emas
Pemerintah Aceh menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Upacara tersebut dihadiri oleh para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh, serta sejumlah elemen masyarakat dan pelajar.
Dalam amanatnya, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945, melainkan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia.
"Hari Lahir Pancasila bukan sekadar mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar M. Nasir saat membacakan pidato tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Lebih lanjut, M. Nasir mengajak seluruh lapisan masyarakat dan aparatur pemerintahan untuk merenungkan kembali bahwa Pancasila merupakan rumah besar bagi keberagaman Indonesia yang mempersatukan ratusan juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, dan budaya yang berbeda.
Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, Pemerintah Aceh juga menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila sebagai pilar utama dalam mendukung agenda prioritas menuju Indonesia Emas. Kemajuan ekonomi dan teknologi dinilai harus tetap berjalan beriringan dengan fondasi moral dan nilai-nilai Pancasila agar tidak melahirkan ketimpangan sosial.
Upacara peringatan yang dimulai sejak pagi hari ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat nasionalisme dari seluruh peserta yang hadir.