Hattrick, Pengalihan Jalan Lintas Barat Makan Korban Lagi, Kali Ini Beat Vs Ayla

HANKAMRATA 28 May 2026 16:36 2 min read 149 views By Samsul

Share berita ini

Hattrick, Pengalihan Jalan Lintas Barat Makan Korban Lagi, Kali Ini Beat Vs Ayla
Sejumlah tenaga paramedis dari Puskesmas Sri Bintan, Teluk Sebong dibantu beberapa warga memasukkan korban lakalantas ke dalam ambulans untuk dirujuk ke RSJKO EHD Tanjunguban.

Koran Bintan.com | TELUK SEBONG — Pengalihan jalan lintas barat akibat pekerjaan preservasi jembatan ke jalan lama mulai dari jalan masuk gerbang pusat pemerintahan Kabupaten Bintan di Bintan Buyu lagi-lagi menelan korban.

 

Untuk ketiga kalinya alias hattrick, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di jalan lama Tanjungpinang-Tanjunguban pada Kamis (28/5/2026) siang. Kalau kecelakaan lalu lintas terakhir di jalan lama tersebut terjadi tepat dipersimpangan empat kedai kopi Kelapa Kuning, Bintan Buyu, pada Sabtu (16/5/2026) lalu.

 

Baca juga : Pengalihan Jalan Lintas Barat Kembali Makan Korban, Truk Vs Kijang Tabrakan

 

Kali ini lakalantas kembali terjadi tidak jauh dari lokasi kejadian pertama di Kilometer 54, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan. Sepeda motor Honda Beat BP 4541 EC berwarna hitam dengan lis merah dan mobil Daihatsu Ayla BP 1392 FB warna kuning terlihat saling ringsek dibagian depan kenderaan.

 

Akibat tabrakan itu, pengendara sepeda motor yang belum diketahui namanya itu mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) di Tanjunguban untuk mendapat perawatan.

 

Dari pantauan koranbintan.com, arus lalu lintas berjalan perlahan di tempat kejadian perkara. Banyak pengguna jalan yang berhenti untuk menolong atau memperlambat laju kenderaan mereka untuk melihat para korban.

 

Sementara kedua kendaraan yang terlibat lakalantas mengalami kerusakan di bagian depan. Bahkan sejumlah warga terpaksa bergotong royong mengangkat ban depan sepeda motor karena sudah tidak bisa didorong.

 

Beberapa petugas paramedis berseragam putih-putih terlihat fokus memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian dan memasukkan korban kedalam mobil ambulans dari Puskesmas Sri Bintan yang berada tidak jauh dari TKP.

 

Imam, seorang warga yang ditemui di tempat kejadian perkara mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologis kejadiannya. "Yang saya tahu, sepeda motor dari arah Tanjunguban mau menuju Tanjungpinang," kata dia.

 

Kejadian kata Imam memang tidak jauh dari tikungan tajam di lokasi tersebut sehingga mungkin kedua pengendera tidak melihat lawan masing-masing.  Mobil Ayla dari Tanjungpinang menuju Tanjunguban dan sepeda motor saling bertabrakan. "Sepeda motor sampai keluar jalur," ujarnya. 

 

Ketika dimintai tanggapannya, Kepala Unit (Kanit) Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan, Ipda Teddy Sinaga, SH mengatakan, saat ini pihaknya masih di lapangan untuk mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. 

 

"Kita masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan penyebab kecelakaan," tandas Tedi.(sam) 

>>