Speed Boat Terbalik di Malaysia, Tiga Lagi Korban TKW Indonesia Ditemukan

INTERNASIONAL 13 May 2026 19:54 2 min read 95 views By Samsul

Share berita ini

Speed Boat Terbalik di Malaysia, Tiga Lagi Korban TKW Indonesia Ditemukan
Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) menemukan lagi korban speed boat terbalik di perairan Pulau Pangkor, Malaysia. Penemuan ini menjadikan jumlah keseluruhan korban yang ditemukan sebanyak 30 orang, sementara 23 berhasil diselamatkan.(Foto : Bernama)

Koran Bintan.com | PERAK, MALAYSIA — Tiga lagi korban tenaga kerja indonesia (TKI) ilegal atau pekerja migran Indonesia non-prosedural ditemukan. Ketiga korban berjenis kelamin perempuan tersebut diyakini sebagai korban speed boat terbalik di perairan Pulau Pangkor, Perak, Malaysia pada Senin, (11/5/2026).

 

Pegawai Pemerintah Markas Operasi Pasukan Polis Marin (PPM) Wilayah Satu, Deputi Superintendan Mazre Che Mahmod mengatakan, ketiga korban ditemukan oleh kapal Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM), KD Sri Indera Sakti, sekitar 30 kilometer dari tempat kejadian perkara pada pukul 18.00 WIB, Selasa (12/5/2026).

 

"Sampai saat ini, terkait identitas ketiga-tiga korban sedang dalam penyelidikan," katanya ketika dihubungi Bernama, Rabu (13/5/2026).

 

Mazre berkata, penemuan ini menjadikan jumlah keseluruhan korban speed boat tenggelam sebanyak 30 orang, dimana 23 orang diantaranya berhasil diselamatkan pada hari pertama operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pada Senin, (11/5/2026).

 

"Kita masih mencari tujuh orang lagi yang ikut menjadi korban dalam kejadian ini. Operasi SAR telah memasuki hari ketiga melibatkan PPM, TLDM dan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) yang dimulai pukul 7 pagi tadi," ungkapnya.

 

Sementara itu operasi yang dilaksanakan pada Selasa (12/5/2026), empat korban telah ditemukan oleh tim SAR.

 

Sementara itu, operasi SAR hari ini melibatkan dua kapal PPM, iaitu PSC 16 dan PSC 24, tiga kapal TLDM terdiri daripada KD Sri Indera Sakti, FCB 1001 dan FCB 1030, selain tiga kapal APMM juga melibatkan Kapal Maritim (KM) Malawali, BENTENG 1203 serta pesawat Bombardier CL415MP dari Stasiun Udara Subang, Selangor, Malaysia.

 

Kemarin, APMM Perak berhasil menyelamatkan 23 TKI ilegal atau pekerja migran Indonesia non-prosedural, paska speed boat yang mengangkut mereka tenggelam di perairan Pulau Pangkor tidak jauh dari Lumut, Senin, (11/5/2026).

 

Berdasarkan informasi yang diterima, speed boat dipercayai mengangkut 37 penumpang TKI ilegal atau pekerja migran Indonesia non-prosedural dan dikendalikan oleh warga Myanmar.

 

Seluruh penumpang dipercayai berangkat dari Kisaran, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia pada Sabtu (9/5/2026) menuju ke Malaysia dan akan diturunkan di beberapa destinasi seperti Pulau Pinang, Terengganu, Selangor dan Kuala Lumpur.(sam/ard)

 

>>