Home FILM April Yang Ingin Berubah

April Yang Ingin Berubah

Film Pieces of April [2003]

5
0
SHARE
April Yang Ingin Berubah

Kehebohan Thanksgiving banyak dijadikan menu utama dalam berbagai film Hollywood dari masa ke masa. Tradisi Amerika ini bahkan disambut nyaris semeriah Natal. Thanksgiving pun tak ubahnya media perekat tali kasih yang terputus selama berbulan–bulan, karena kesibukan, miskomunikasi, ataupun sebab lainnya. Dalam Home For The Holidays (1995), Jodie Foster sempat pula menyorot kegaduhan keluarga Amerika menyambut datangnya hari istimewa ini. Semuanya disampaikan dengan kadar humor yang tinggi. Tapi Pieces of April berani memilih tone yang muram dan jadi makin sarkastik berkat kadar humor pekat yang tak semua orang bisa pahami.

Bagaimana tidak, Pieces of April mengambil momen Thanksgiving sebagai pertemuan sebuah keluarga sesungguhnya teramat kacau namun terlihat bahagia dari luar dengan April (diperankan Katie Holmes) yang memilih tinggal sendiri. Sesederhana itukah Pieces of April? Oh, tidak. Peter Hedges sebagai sutradara menambah bumbu dengan konflik lama antara ibu dan anak yang tak kunjung padam. Konflik yang pada suatu saat menimbulkan pengalaman traumatik bagi sang ibu (Patricia Clarkson) yang menderita kanker. Satir sekali rasanya, sebab Hedges juga ‘memprovokasi’ penonton dengan beberapa adegan yang mengisyaratkan: ‘ini adalah makan bersama terakhir antara mereka dan ibunya.’

Apakah itu cukup? Ternyata belum. Hedges memotret perjalanan keluarga tersebut menuju rumah April. Perjalanan yang mestinya memakan waktu singkat, harus berlalu begitu lama karena banyaknya ‘rintangan’ yang mereka hadapi. Termasuk dari sang ibu sendiri. Ia rupanya sangat spontan, bisa mengambil tindakan tak terduga dan mengakibatkan sang ayah (Oliver Platt) kalang kabut. Seru juga sebenarnya, bagaimana skenario buatan Hedges begitu mudah berkembang, tanpa perlu kehilangan arah dan tak terkesan dipanjang–panjangkan. Tapi kalau bukan Hedges sendiri yang menyutradarai naskahnya, besar kemungkinan cita rasa itu akan hilang karena digarap dengan teknik penceritaan yang kurang tepat.

Di sini, Hedges mau tidak mau banyak terbantu berkat departemen akting yang pas. Sukar rasanya membayangkan jika April tidak diperankan oleh Holmes. Di sini Holmes sepenuhnya total melepaskan diri dari karakter Joey (dari serial Dawson Creek) yang mengungkungnya bertahun–tahun. Ia luwes bermain sebagai anak yang ingin berbakti pada orang tua dan membuktikan bahwa hidupnya telah berubah menjadi lebih baik. Cara yang dipilih pun sederhana. April hanya ingin menghidangkan sajian Thanksgivingyang disiapkannya sendiri. Dan Clarkson harus dipuji sebagai aktris berbakat besar. Kekaguman menonton permainannya yang berkilau dalam The Station Agent, pula dengan mudah muncul menyaksikannya bertransformasi jadi seorang ibu yang amat sukar memaafkan kelakuan April di masa lalu. Rasanya Clarkson punya energi luar biasa besar untuk menjiwai berbagai peran dalam rentang waktu yang berdekatan dengan baik.

Menyaksikan kekacauan demi kekacauan yang dialami April dalam menyiapkan hidangan Thanksgiving, membuat kita merenungkan makna di baliknya. Bahwa kemauan yang kuat untuk berubah adalah senjata paling ampuh untuk memotivasi diri. Intinya, apapun bisa dilakukan asal ada kemauan gigih dan kerja keras. Pieces of April yang ‘hanya’ ingin menyajikan peristiwa umum yang terjadi pada keluarga Amerika kebanyakan, justru membawa pengaruh besar pada diri yang memahaminya. Bandingkanlah dengan judul film yang (maunya) membicarakan hal–hal besar, namun karena digarap seadanya, jadi terasa kurang berisi. Pieces of Aprilmembuktikan tak perlu membicarakan hal–hal besar untuk mencuri perhatian orang banyak.

Video Terkait: