TARGET PERISTIWA ACEH TAMIANG,17 FEBRUARI 2026 – Satgas Kuala TNI–Jhonlin terus menunjukkan kinerja nyata melalui penanganan sedimentasi di Muara Kuala Penaga, Kabupaten Aceh Tamiang. Pengerukan yang dilakukan secara bertahap memberikan hasil signifikan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana sekaligus mitigasi jangka panjang untuk mencegah potensi banjir berulang di wilayah tersebut.
Pengerukan sedimentasi di kawasan muara dinilai strategis karena langsung meningkatkan kapasitas tampung air di bagian hilir. Dengan berkurangnya endapan lumpur, aliran air dari hulu menuju laut menjadi lebih lancar, sehingga risiko luapan akibat pendangkalan muara yang kerap memicu genangan di kawasan permukiman dapat ditekan secara signifikan.
Komandan Satgas (Dansatgas) Kuala TNI-Jhonlin Kolonel (Mar) Firman Gunawan menjelaskan bahwa pengerukan difokuskan pada pemulihan fungsi utama sungai agar mampu mengalirkan air secara optimal. "Target kita adalah memulihkan fungsi sungai agar lebih dalam dan lebar. Dengan begitu, aliran air akan kembali lancar dan daya tampung sungai meningkat signifikan saat curah hujan tinggi," ucapnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satgas mengerahkan berbagai alat berat di lokasi Muara Kuala Penaga Lama, antara lain excavator long arm dan standar berbagai tipe, tugboat, kapal tongkang, serta dredger. Sebelumnya, sejumlah alat berat tambahan telah disiagakan di garasi Tanjung Binjai sebagai cadangan operasional guna memastikan pengerjaan berjalan efektif dan berkesinambungan.
Selain memperkuat perlindungan wilayah dari ancaman banjir, normalisasi muara juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat pesisir, khususnya nelayan. Alur pelayaran yang lebih dalam dan terjaga memudahkan kapal keluar masuk tanpa harus menunggu pasang tinggi atau khawatir kandas.(red)










LEAVE A REPLY