Home TNI Satgas Pamtas TNI Terima Senjata Api dari Warga Perbatasan Belu

Satgas Pamtas TNI Terima Senjata Api dari Warga Perbatasan Belu

33
0
SHARE
Satgas Pamtas TNI Terima Senjata Api dari Warga Perbatasan Belu

TARGET PERISTIWA BELU NTT,18 FEBRUARI 2026 – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad kembali mencatat keberhasilan dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan. Melalui pendekatan persuasif, seorang warga Dusun Fatuleno A, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, menyerahkan secara sukarela sepucuk senjata api jenis Springfield kepada personel Pos Laktutus pada hari Rabu (18/02/2026).
 
Senjata api tersebut diserahkan oleh Bapak ML (52), yang mengaku menyimpannya sejak konflik Timor Timur tahun 1999. Penyerahan ini merupakan hasil dari kegiatan rutin pelayanan kesehatan keliling dan komunikasi sosial yang dijalankan oleh Pos Laktutus.
 
Pendekatan humanis yang diterapkan melalui silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan warga setempat berhasil mengungkap keberadaan senjata api tersebut. Aparat kemudian memberikan edukasi mengenai implikasi hukum kepemilikan senjata api ilegal, serta menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan. Setelah berdiskusi dengan keluarga, Bapak ML memutuskan untuk menyerahkan senjata tersebut secara sukarela.
 
Senjata api saat ini telah diamankan oleh Pos Laktutus dan dilaporkan kepada komando atas sesuai prosedur.


Letda Arm Ananda Noor Bintoro, Komandan Pos Laktutus, menyatakan apresiasinya atas kesadaran hukum yang semakin meningkat di kalangan masyarakat perbatasan. "Penyerahan ini adalah bukti bahwa pendekatan persuasif dan komunikasi yang efektif mampu membangun kepercayaan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap, langkah ini dapat menjadi contoh bagi warga lainnya untuk turut serta menjaga keamanan di wilayah perbatasan," ujarnya.(red)