Home Pemerintah Kementan Sidak Pasar Cibitung dan Tambun Bekasi

Kementan Sidak Pasar Cibitung dan Tambun Bekasi

38
0
SHARE
Kementan Sidak  Pasar Cibitung dan Tambun Bekasi

Bidik Peristiwa Bekasi – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tambun dan Pasar Induk Cibitung, guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan komoditas pangan asal hewan yaitu daging sapi, daging ayam, dan telur ayam ras.(Minggu,22/02/2026)

Hasil pemantauan lapangan menunjukkan harga-harga komoditas tersebut berada dalam kisaran wajar. Daging sapi tercatat pada rentang Rp130.000–Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp36.000–Rp40.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp32.000–Rp33.000 per kilogram. Secara keseluruhan, tidak tercatat lonjakan harga yang signifikan meskipun permintaan cenderung meningkat menjelang dan pada masa Ramadan.

Distribusi daging sapi ke wilayah Bekasi didukung oleh pasokan dari Rumah Potong Hewan (RPH) Teluk Pucung dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya. Ketersediaan stok dari kedua sumber tersebut menjadi pijakan penting dalam menjaga kelancaran suplai hingga ke tingkat pedagang.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian, I Ketut Wirata, menyatakan bahwa pengawasan terhadap rantai pasokan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tahap pengolahan di RPH, proses distribusi, hingga penjualan di pasar rakyat.

"Pemerintah berkomitmen untuk menjaga harga dalam kondisi wajar dan mencegah kenaikan yang tidak terkendali. Pengawasan rutin dilakukan agar masyarakat dapat mengakses pangan asal hewan dengan harga terjangkau, terutama di periode Ramadan seperti saat ini," ujarnya 

Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Marulloh, menambahkan bahwa koordinasi lintas pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi gejolak harga. Menurutnya, ketersediaan stok di wilayah Bekasi dalam kondisi aman dan sistem distribusi berjalan lancar.

Di tingkat lapangan, pedagang menyampaikan bahwa perkembangan harga masih dalam batasan yang dapat diterima. Sudrajat, penjual telur di Pasar Tambun, mengungkapkan bahwa terjadi kenaikan sekitar Rp1.000 per kilogram pada periode Ramadan, namun tidak mengganggu ketersediaan dan minat pembeli.

"Kenaikan tersebut masih wajar. Pasokan tetap terjamin dan jumlah pembeli juga stabil," ucap Sudrajat.

Sementara itu, Asep, penjual daging sapi di Pasar Tambun, menjelaskan bahwa harga yang ditawarkan berkisar Rp140.000 per kilogram, namun dapat disesuaikan melalui negosiasi. "Untuk konsumen umum bisa ditawar hingga Rp135.000, sedangkan untuk pelanggan tetap kami juga dapat memberikan harga Rp130.000 per kilogram," katanya.

Melalui kegiatan sidak ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan pedagang dan masyarakat. Tujuan utama adalah memastikan para pedagang dapat menjalankan usaha dengan nyaman serta memperoleh keuntungan yang layak, sekaligus menjamin kebutuhan konsumsi masyarakat terpenuhi dengan harga yang terjangkau.(red)