Home Polri Misteri Subuh Berdarah : Bintara Muda Polda Sulsel Tewas, Propam Geledah Dugaan Penganiayaan Senior

Misteri Subuh Berdarah : Bintara Muda Polda Sulsel Tewas, Propam Geledah Dugaan Penganiayaan Senior

64
0
SHARE
Misteri Subuh Berdarah : Bintara Muda Polda Sulsel Tewas, Propam Geledah Dugaan Penganiayaan Senior

BIDIK PERISTIWA SULAWESI SELATAN – Sebuah tragedi menyayat hati menimpa korps kepolisian dengan meninggalnya seorang bintara muda, Bripda Dirja Pratama (19). Ia dinyatakan wafat pada Minggu pagi (22/2/2026) setelah menjalani perawatan medis, dengan kasus ini meninggalkan pertanyaan besar seiring beredarnya dugaan penganiayaan oleh oknum senior di lingkungan Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulawesi Selatan.

Berikut adalah rangkuman fakta terkait peristiwa yang mengundang keprihatinan ini:

- Kondisi Kritis Pasca Subuh

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengonfirmasi bahwa Bripda Dirja Pratama (DP) dilaporkan dalam kondisi tidak sehat setelah menunaikan shalat subuh. Sebelum dilarikan ke RSUD Daya Makassar, korban menunjukkan gejala parah dengan keluarnya darah dari mulut.

- Komunikasi Terakhir dengan Keluarga

Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, mengakui kondisi kritis yang dialami putranya. Menurutnya, Bripda DP masih sempat menghubungi ibunya melalui telepon pada waktu subuh, tak lama sebelum insiden terjadi.

- Investigasi Mendalam oleh Propam

Kasus ini sedang diteliti secara menyeluruh. Bidang Propam Polda Sulsel telah menjalankan pemeriksaan intensif terhadap enam anggota polisi – yang terdiri dari rekan seangkatan dan senior korban – guna mengungkap kebenaran di balik kejadian tragis ini.

- Proses Visum dan Autopsi

Untuk memastikan penyebab pasti kematian secara medis dan menjaga transparansi proses hukum, jenazah bintara yang baru satu tahun menjalankan tugas ini telah dipindahkan ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan pemeriksaan kedokteran hukum.

Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk mendalami setiap aspek permasalahan ini dan akan secara teratur menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada masyarakat luas.(red)