Home Kabar Daerah Hujan Berkelanjutan Lumpuhkan Aktivitas Warga Lombok Tengah: BMKG Tekankan Potensi Hujan Susulan yang Signifikan

Hujan Berkelanjutan Lumpuhkan Aktivitas Warga Lombok Tengah: BMKG Tekankan Potensi Hujan Susulan yang Signifikan

14
0
SHARE
Hujan Berkelanjutan Lumpuhkan Aktivitas Warga Lombok Tengah: BMKG Tekankan Potensi Hujan Susulan yang Signifikan

BIDIK PERISTIWA LOMBOK TENGAH – Curah hujan tinggi yang mengguyur seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah selama 24 jam penuh, mulai dari dini hari hingga malam hari, telah memberikan dampak luas terhadap aktivitas masyarakat dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas di beberapa ruas jalan utama Provinsi Nusa Tenggara Barat.(24/02/2026)

Hujan yang turun dengan intensitas dari sedang hingga lebat telah memicu terjadinya genangan air pada sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kecamatan. Kondisi ini secara langsung mempengaruhi mobilitas warga yang menjalankan aktivitas produktif – baik dalam perjalanan bekerja, menuntut ilmu, maupun menjalankan kegiatan perdagangan. Berdasarkan laporan lapangan, sebagian besar masyarakat telah memilih untuk menunda atau membatalkan perjalanan yang tidak mendesak, sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan diri dan kelancaran operasional kendaraan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Lombok Tengah menjelaskan bahwa kondisi hujan yang terjadi merupakan konsekuensi dari ketidakstabilan atmosfer yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Melalui analisis cuaca yang komprehensif, pihaknya memperkirakan bahwa potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan tetap berlanjut, terutama pada rentang waktu siang hingga malam hari dalam beberapa hari mendatang.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Dinas Kesehatan, telah mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan tingkat kewaspadaan terhadap sejumlah risiko potensial. Di antaranya adalah genangan air yang dapat menghambat aksesibilitas, tumbangnya vegetasi akibat kondisi tanah yang jenuh air, serta gangguan kelancaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan insiden. Masyarakat juga dianjurkan untuk selalu mengacu pada informasi cuaca dari sumber resmi dan menghindari aktivitas di wilayah rawan banjir maupun daerah aliran sungai selama kondisi cuaca tidak mendukung.

Sebagian kawasan terdampak mulai menunjukkan perbaikan situasi seiring dengan penurunan intensitas hujan pada malam hari. Meskipun demikian, pihak berwenang secara tegas menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus dijaga dengan ketat, mengingat potensi terjadinya hujan susulan yang masih cukup signifikan.(red)

H. Sujayadi