Home Umum Pesantren Kilat Meriah Digelar di Tambun Utara; Om Jin Sahabat Anak Indonesia Hibur Ratusan Santri dengan Sentuhan Edukatif

Pesantren Kilat Meriah Digelar di Tambun Utara; Om Jin Sahabat Anak Indonesia Hibur Ratusan Santri dengan Sentuhan Edukatif

56
0
SHARE
Pesantren Kilat Meriah Digelar di Tambun Utara; Om Jin Sahabat Anak Indonesia Hibur Ratusan Santri dengan Sentuhan Edukatif

BIDIK PERISTIWA BEKASI – Suasana keceriaan berpadu dengan nuansa religius menghiasi kegiatan pesantren kilat yang diselenggarakan di Cluster Kedaton, Perumahan Darmawangsa, Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari Minggu. Acara yang menghadirkan sosok akrab di kalangan anak-anak, Om Jin Sahabat Anak Indonesia, berhasil menarik perhatian dan meramaikan suasana bersama ratusan santri peserta.

Figur yang dikenal luas melalui berbagai pertunjukan hiburan tradisional seperti lenong dan ludruk tersebut mendapatkan sambutan antusias dari seluruh peserta. Kehadirannya menjadi daya tarik utama dalam rangkaian pesantren kilat yang dikemas secara edukatif sekaligus menghibur.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Muslimat NU Darmawangsa diawali dengan sesi perkenalan yang melibatkan santri peserta, guru pembimbing, serta panitia pelaksana. Rangkaian utama acara kemudian dilanjutkan dengan lomba mewarnai, yang diharapkan dapat menjadi sarana untuk menanamkan kreativitas sekaligus memperkenalkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

Suasana menjadi semakin hidup ketika Om Jin tampil dengan pertunjukan sulap interaktif dan sesi bernyanyi bersama. Gelak tawa dan semangat peserta terpancar sepanjang acara, menciptakan atmosfer pembelajaran yang santai namun tetap sarat akan pesan moral dan nilai positif.

Ketua Pelaksana sekaligus Pembina Kegiatan, Ustad Abdul Karim, dalam wawancara khusus menyampaikan bahwa pesantren kilat kali ini merupakan kegiatan perdana yang diharapkan dapat menjadi agenda tahunan. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan semacam ini cukup tinggi, namun keterbatasan kapasitas lokasi mengharuskan pembatasan jumlah peserta.

“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan juga upaya untuk membangun karakter anak-anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah diterima. Insyaallah, ke depan kami akan menyelenggarakannya dalam skala yang lebih besar agar semakin banyak anak yang dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Pelaksanaan pesantren kilat ini menjadi bukti konkret bahwa kegiatan keagamaan dapat dikemas dengan cara yang kreatif dan ramah anak, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga lingkungan. Panitia berharap, kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengisi waktu luang dengan aktivitas edukatif selama masa pembinaan nilai-nilai keagamaan.

Penulis: APS