Home Polri Ops Damai Cartenz 2026 Berhasil Ringkus DPO Prioritas Homi Heluka di Yahukimo

Ops Damai Cartenz 2026 Berhasil Ringkus DPO Prioritas Homi Heluka di Yahukimo

18
0
SHARE
Ops Damai Cartenz 2026 Berhasil Ringkus DPO Prioritas Homi Heluka di Yahukimo

TARGET PERISTIWA JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mencatat peningkatan yang signifikan dalam kasus gangguan keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada awal tahun 2026. Kondisi tersebut mendorong aparat keamanan untuk melakukan penguatan personel secara bertahap sekaligus mengintensifkan upaya penindakan terhadap sejumlah Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas yang menjadi sumber kekerasan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangan pers yang disampaikan di Jayapura pada Jumat (20/2), mengungkapkan bahwa tren tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengalami lonjakan drastis jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan data resmi yang dipaparkan, pada periode Januari hingga Februari 2025 tercatat tiga kejadian gangguan keamanan. Namun pada periode yang sama tahun 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 23 kejadian hingga pertengahan bulan Februari.

"Kondisi ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dan telah menjadi perhatian kami sejak sebelumnya. Eskalasi kekerasan ini mulai teramati sejak kaburnya Kopi Tua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025. Sejak saat itu, dinamika keamanan di Yahukimo terus menunjukkan tren kenaikan yang perlu mendapat tanggapan tegas," jelas Kaops Damai Cartenz 2026.

Untuk menekan ruang gerak kelompok bersenjata serta memastikan keamanan masyarakat, Satgas Damai Cartenz telah melakukan penambahan kekuatan personel secara masif sejak awal tahun ini. Pada Januari 2026, jumlah personel ditingkatkan dari sekitar 80 orang menjadi 150 orang. Selanjutnya pada bulan Februari 2026, dilakukan penambahan lagi sebanyak 50 personel, sehingga total kekuatan yang dikerahkan di wilayah Yahukimo mencapai sekitar 250 personel.

"Penambahan personel ini difokuskan pada dua dimensi utama: upaya pencegahan aksi kekerasan dan pengejaran terhadap anggota kelompok yang telah terdaftar dalam daftar DPO prioritas kami," tegasnya.

Sejak bulan November 2025 hingga Februari 2026, Satgas Damai Cartenz telah berhasil mengamankan sebanyak 12 tersangka terkait kasus kekerasan di wilayah tersebut. Terbaru, tim gabungan aparat keamanan berhasil meringkus dua DPO yang dinilai memiliki peran krusial dalam sejumlah tindakan kekerasan di Yahukimo, yaitu Homi Heluka dan Simak Kipka.

Homi Heluka memiliki rekam jejak panjang dalam sejumlah kasus tindak pidana berat, antara lain terlibat dalam penembakan anggota Polri di Jalan arah Logpon tahun 2022 yang menimbulkan korban jiwa, pembakaran kendaraan Satuan Binaan Masyarakat (Sat Binmas) di Jalan Paradiso pada 28 Januari 2025, keterlibatan dalam pembunuhan warga pendulang emas pada April 2025, penembakan anggota Kodim Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, serta penganiayaan berat dan penembakan terhadap warga sipil bernama Suwono pada 12 Februari 2026.(red)